Diam-Diam RI Punya ‘Mobil Terbang’, Siap Jadi Taksi Udara

SHARE  

Introducing VELA ALPHA. (Tangkapan layar Youtube VELA Aero) Foto: Introducing VELA ALPHA. (Tangkapan layar Youtube VELA Aero)

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) diam-diam tengah mengembangkan sebuah drone yang diberi nama Vela Alpha. Drone berpenumpang ini sempat dipamerkan di Singapura Airshow 2024.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahkan menyebutnya ‘mobil terbang’. Dia pun berharap drone Vela Alpha bisa segera terbang untuk komersial pada tahun 2028 mendatang.

Baca: Penyebab Satelit Tidak Jatuh ke Bumi atau Lenyap di Luar Angkasa

“Saya sekarang di PT DI, bersama Dirut (Direktur Utama), bersama pak Kasal, dan Pak Komisaris. Ini adalah salah satu helikopter yang sedang diinisiasi, yang nanti tahun 2028 sudah komersial. Kita dukung selain pesawat-pesawat yang lain di PT Dirgantara,” kata Budi dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya, dikutip Minggu (3/3/2024).

Mengutip keterangan YouTube Vela Aero, produk tersebut dirancang untuk lepas landas secara vertikal atau vertical take-off landing (VTOL). Dengan delapan pack baterai, Vela Alpha akan memiliki dua versi, yaitu yang bermesin elektrik murni maupun hibrida.

Introducing VELA ALPHA. (Tangkapan layar Youtube VELA Aero)Foto: Introducing VELA ALPHA. (Tangkapan layar Youtube VELA Aero)
Introducing VELA ALPHA. (Tangkapan layar Youtube VELA Aero)

Drone berkonsep ‘mobil terbang’ itu diklaim bisa mengantarkan penumpang dari pusat kota Jakarta menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang hanya dalam 8 menit. Kecepatan itu melebihi durasi tempuh kereta bandara yang berkisar 44 menit, maupun mobil yang membutuhkan minimal 60 menit (1 jam), belum terhitung dengan macet. Drone Vela Alpha pun menyediakan tempat bagasi di belakang kursi penumpang drone tersebut.

Baca: Naik ‘Mobil Terbang’ PTDI dari Pusat Jakarta ke Bandara Soetta 8 Menit

Vela Aero yang baru berdiri sejak 2020 memastikan drone mereka aman dari risiko gagal terbang. Terlebih Vela Alpha dilengkapi sembilan motor listrik. “Motor ini menampilkan arsitektur multi-lane yang mematuhi standar keselamatan tertinggi, menunjukkan komitmen kami untuk memajukan masa depan mobilitas udara.”

“Semoga proses pengajuan uji laik terbang untuk Vela Alpha dapat berjalan dengan lancar,” pungkas https://ujiemisiapel.com/Budi Karya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*